Rabu, 21 November 2012

" Arti Kehidupan " Menurut kajian Islam

catatanku

Kali ini saya cuma mau berbagi hal tentang kehidupan



Assalamu alaikum wr. Wb
Di usia saya yang ke-20 ini saat menjalani perkuliahan Pendidikan Agama Islam, saya di beri pertanyaan oleh Dosen “apa arti kehidupan itu?”. dan itu membuat saya berfikir, kenapa saya hidup di dunia ini? Dan apa tujuannya?.

Dari pertanyaan itu saya terus mencari Hadist-hadist dan firman Allah SWT. dan mempelajari semua, meskipun saya belum paham seluruhnya, tapi saya mencoba untuk menjawab dan menulis pertanyaan di atas.

Allah berfirman: “Ketahuilah, sesungguhanya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam – tanamannya mengagumkan para petani; kemudian ( tanaman ) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu”. (QS. Al – Hadid : 20)

Demikian ilustrasi Al-Quran dalam menggambarkan kehidupan dunia ini sebagai permainan, senda gurau, perhiasan, saling berbangga dan berlomba dalam kekayaan, anak keturunan dan lain sebagainya. Kemudian mengumpamakan itu semua dengan tanam-tanaman yang pada awalnya mengagumkan petani kemudian menjadi kering dan hancur. Di ujung ayat ditutup dengan ungkapan “kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu”. Satu hal yang paling menakutkan adalah ayat ini disertai dengan ancaman bahwa di akhirat kelak ada azab yang keras, meskipun ada ampunan dan keridhaan Allah.
Lalu ada juga manusia yang mati tetapi masih hidup dan ada pula manusi hidup tetapi mati, apa maksud dari dua kalimat itu? Hal ini dapat kita lihat dalam (Q.S 3: 169). "Janganlah kalian menyangka orang-orang yang gugur di jalan Allah itu telah mati, bahkan mereka itu hidup dan mendapat rezeki di sisi Allah." Dan "Tidak sama orang yang hidup dengan orang yang sudah mati. Sesungguhnya Allah SWT mendengar orang yang dikehendaki-Nya, sedangkan kamu tidak bisa menjadikan orang-orang yang di dalam kubur bisa mendengar," (QS Al-Fathir 22). Maksudnya orang yang masih hidup dikatakan mati adalah “hatinya” yang telah mati atu hatinya telah buta.

Setelah membaca dan memahami firman firman tesebut kita tidak akan mudah menjalani kehidupan ini, ibarat air sungai yang mengalir yang harus melalui liku-liku dan bebatuan, seperti hidup semua pasti ada rintangannya, dan tujuan utama kita hidup adalah untuk ibadah kepadanya Allah SWT. Dan tujuan dari ibadah itu sendiri untuk mencari bekal di akhirat kelak dan mencari Rodho Allah SWT.